Ketika Como 1907 @comofootball lolos ke Liga Champions musim ini, satu angka paling sering dikutip: kerugian operasional €132 juta dalam setahun, diucapkan setengah terkejut setengah kagum. Kesimpulan yang mengikutinya hampir selalu sama: ini kisah tentang uang keluarga Hartono, pemilik Grup Djarum yang membeli klub itu kurang dari €1 juta pada 2019.🙌🙌

Narasi itu benar secara faktual. Dan sepenuhnya meleset dalam hal pelajarannya. Brentford, klub kecil dari pinggiran London, naik ke Liga Inggris kasta tertinggi dengan anggaran sepertiga rivalnya. Brighton mencetak keuntungan ratusan juta pound dari menjual pemain yang nyaris tidak ada yang mau beli. Keduanya tidak punya uang sebesar Como. Yang mereka punya lebih murah dan lebih jarang: tolok ukur yang berbeda. Bukan trofi musim ini, melainkan nilai jangka panjang.

Di Liga 1 Indonesia, tolok ukurnya hampir seragam, yaitu trofi 🏆dan posisi klasemen. Uang mengikuti apa yang diukur. Maka anggaran habis untuk membeli pemain kontrak pendek, akademi usia muda tidak menghasilkan satu pemain pun untuk tim utama, dan empat klub menunggak gaji pemain senilai Rp 4,3 miliar per Agustus 2025. Bukan karena tidak ada uang, melainkan karena uang selalu mengalir ke arah yang dianggap paling penting.

Mirwan Suwarso, Presiden Como sejak 2019, berlatar belakang periklanan dan industri hiburan. Ia masuk bukan untuk membangun tim juara, melainkan bisnis berbasis olahraga dan pariwisata. Penjualan produk resmi tumbuh seratus kali lipat dalam enam tahun. Wisatawan Danau Como naik tiga kali lipat. Data mereka kini dijual ke tiga belas klub Eropa lain. Trofi Liga Champions adalah bukti sistem bekerja, bukan tujuannya. Ia bebas mengukur keberhasilan dengan cara berbeda karena tidak tumbuh di dalam sepak bola.

Perubahan yang dibutuhkan bukan anggaran lebih besar. Cukup satu keberanian: mengganti pertanyaan dari “bagaimana kita menang musim ini” menjadi “nilai apa yang sedang kita bangun untuk sepuluh tahun ke depan.” Ketika pertanyaannya berubah, seluruh cara kerja organisasi ikut berubah🚀

Recommended Posts

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *